
Kasus Pemerasan yang Melibatkan AKBP Jhon Sitepu
AKBP Jhon Sitepu, Kapolres Serdang Bedagai, disebut-sebut menjadi salah satu korban pemerasan oleh Kabid Propam Polda Sumut, Kombes Julihan Muntaha. Dugaan ini muncul setelah adanya laporan bahwa beberapa anggota polisi di lingkungan Polda Sumatera Utara diduga diperas dengan nilai mencapai Rp100 juta terkait kasus kaburnya tahanan.
Kasus ini telah berkembang menjadi isu nasional dan ramai dibahas oleh publik. Nama AKBP Jhon Sitepu kini ikut menjadi sorotan karena tercantum dalam daftar sosok yang diduga menjadi korban pemerasan tersebut. Berikut adalah beberapa nama personel yang diduga menjadi korban:
- Ipda Welman Simangunsong, personel Ditresnarkoba Polda Sumut
- Kapolsek Medan Barat beserta Kanit Reskrim
- Aipda Fachri dari Polrestabes Medan
- Kompol Hendrik Aritonang, Kapolsek Medan Baru
- AKBP Jhon Sitepu, Kapolres Serdang Bedagai
Dengan berkembangnya kasus ini, publik mulai mencari tahu lebih jauh mengenai sosok serta kehidupan pribadi AKBP Jhon Sitepu. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah harta kekayaannya.
Harta Kekayaan AKBP Jhon Sitepu
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, harta kekayaan AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu tercatat sebesar Rp 1.040.000.000 pada periode 2024. Angka ini menurun secara signifikan dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 3 miliar. Berikut rincian harta kekayaannya untuk periode 2024:
- Tanah dan Bangunan – Rp 700.000.000
- Tanah 150 m² di Kabupaten Karo – Rp 100.000.000
- Tanah 1.000 m² di Kabupaten Karo – Rp 200.000.000
-
Tanah dan bangunan 300 m² di Kabupaten Karo – Rp 400.000.000
-
Alat Transportasi dan Mesin – Rp 230.000.000
- Mobil Toyota Hilux (1990), hasil sendiri – Rp 80.000.000
-
Mobil Toyota Raize (2022), hasil sendiri – Rp 150.000.000
-
Harta Bergerak Lainnya – Rp 100.000.000
-
Surat Berharga – Rp 0
-
Kas dan Setara Kas – Rp 10.000.000
-
Harta Lainnya – Rp 0
Total Harta Kekayaan: Rp 1.040.000.000
Sosok AKBP Jhon Sitepu
AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu lahir di Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo, tahun 1983. Ia merupakan alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2005. Sebelum menjabat sebagai Kapolres Serdang Bedagai, ia pernah menjabat sebagai Kasatresnarkoba Polrestabes Medan.
Jhon juga memiliki riwayat jabatan yang cukup panjang, antara lain:
- Danton Kompi 1 Detasemen D, Satuan III Pelopor Korbrimob Polri (2006)
- Wadanki 3 Detasemen D, Satuan III Pelopor Korbrimob Polri (2007)
- Danki 3 Detasemen D, Satuan III Pelopor (2009)
- Wakaden A Sat Brimob Polda Kepri (2012)
- Kapolsek Kawasan Pelabuhan Batam Polresta Barelang Polda Kepri (2013)
- Kanit di Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kepri (2014)
- Kabag Ops Polres Tanjung Pinang Polda Kepri (2015)
- Kasitindak Subditgakkum Ditpolair Polda Kepri (2016)
- Kapolsek Balai Karimun Polres Karimun Polda Kepri (2017)
- Kanit di Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kepri (2018)
- Waka Polres Karimun, Polda Kepri (2020)
- Kasatresnarkoba Polresta Barelang (2021)
- Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Sulteng (2022)
- Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan (2022)
- Kapolres Serdang Bedagai (2024)
Selain itu, AKBP Jhon Sitepu juga pernah mengikuti berbagai pelatihan baik dalam maupun luar negeri, seperti Daspa Brimob, Terjun Payung (AFF), Sekolah Bahasa Inggris, Dikbangspes Reskrim, APC (Armoured Personnel Carrier) Course di Yordania, Wind Tunnel Training di Kuala Lumpur - Malaysia, International Maritime Domain Awareness (IMDA) Course di US Coast Guard Training Center, Virginia, Amerika Serikat, serta International Criminal Investigation di JICA, Tokyo - Jepang.