Kasus Kematian Arya Daru: Fakta Baru Mengungkap Hubungan dengan Vara
Kasus kematian diplomat Arya Daru Pangayunan (39) yang ditemukan tewas di kamar kosnya di Jakarta Pusat masih menjadi perhatian publik. Dalam penyelidikan, muncul fakta baru yang mengungkap hubungan antara Arya Daru dan seorang rekan kerjanya bernama Vara. Selain itu, sosok suami Vara juga menjadi sorotan, terutama karena diduga memiliki motif sakit hati.
Suami Vara Disorot dalam Kasus Ini
Suami Vara disebut-sebut sebagai prajurit TNI berpangkat Letkol. Ia diduga merasa sakit hati karena istrinya, Vara, sering melakukan check-in ke hotel bersama Arya Daru. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang peran suami Vara dalam kasus kematian Arya Daru. Kuasa hukum keluarga Arya Daru, Nicholay Aprilindo, menyatakan bahwa pihak penyidik Polda Metro Jaya belum memeriksa suami Vara meskipun ada indikasi keterlibatannya.
"Kami sudah bertanya kepada penyidik apakah suami Vara sudah diperiksa. Jawabannya adalah tidak atau belum diperiksa," ujar Nicholay saat konferensi pers. Menurutnya, pemeriksaan terhadap suami Vara bisa memberikan fakta baru yang penting untuk mengungkap penyebab kematian Arya Daru.
DPR Minta Penyelidikan Lebih Lanjut
Dalam rapat dengan Komisi XIII DPR RI, keluarga Arya Daru mengadukan dugaan kejanggalan dalam kasus kematian sang diplomat. Anggota DPR Maruli Siahaan menyoroti kebutuhan untuk mendalami hubungan antara Vara dan suaminya dengan korban. Ia menegaskan bahwa informasi tentang suami Vara, yang merupakan Letkol TNI, harus dikaji lebih lanjut.
Selain itu, kuasa hukum Nicholay juga meminta agar pemeriksaan terhadap Vara dilakukan lebih dalam. "Vara adalah seseorang yang berada bersama almarhum ketika dari Kemlu ke makan siang di Pos Bloc, kemudian sore harinya berada di Grand Indonesia," jelas Nicholay.
Arya Daru Check In Hotel Bersama Vara Sebanyak 24 Kali
Fakta terbaru yang diungkap oleh Nicholay adalah bahwa Arya Daru check in ke hotel sebanyak 24 kali bersama Vara. Informasi ini berasal dari keterangan tiga saksi, termasuk resepsionis, sekuriti, dan jasa perjalanan daring. Meski demikian, tidak ada bukti yang menunjukkan adanya hubungan asusila atau tujuan lain dari check-in tersebut.
Nicholay menjelaskan bahwa check-in hotel terjadi dalam rentang waktu 2024 hingga Juni 2025. "Kami minta untuk diperdalam pemeriksaan terhadap Vara," tambahnya. Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada bukti konkret yang menunjukkan keterlibatan Vara dalam kematian Arya Daru.

Istri Arya Daru Kenal Vara
Istri Arya Daru, Meta Ayu Puspitantri atau yang akrab disapa Pita, mengaku mengenal Vara sejak lama. Perkenalan itu terjadi melalui Arya Daru sendiri. Pita mengatakan bahwa selama ini Arya sering menceritakan tentang Vara dan Dion, bahkan tak segan memberi tahu istrinya saat pergi ke Grand Indonesia bersama mereka.
Namun, Pita tidak menyangka bahwa Vara memiliki hubungan pribadi dengan suaminya. "Saya sangat kecewa dan sedih," ujar Pita. Ia mengungkap bahwa Arya selalu menceritakan tentang Vara dan Dion dalam percakapan sehari-hari.

Pemeriksaan Terhadap Saksi dan Barang Bukti
Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah melakukan penyelidikan atas kasus ini. Polisi menyita 103 barang bukti, termasuk gulungan lakban, kantong plastik, pakaian milik korban, serta obat-obatan. Sidik jari Arya juga ditemukan pada permukaan lakban yang melilit kepalanya.
Meski begitu, polisi belum menyimpulkan kasus ini sebagai bunuh diri. Proses penyelidikan masih berlangsung, dan penyidik belum menemukan indikasi keterlibatan pihak lain maupun unsur pidana dalam kematian Arya Daru.